VRML (Virtual Reality Modelling Language)

Kalau dilihat, kedua software Correl Draw dan PhotoShop merupakan aplikasi yang berbasis GUI (Grafik User Interface). Aplikasi berbasis GUI merupakan Aplikasi yang penggunakannya menggunakan grafik atau icon-icon untuk melakukan instruksi-instruksinya. Tapi, tahukah Anda dasar-dasar apa saja yang digunakan untuk membuat pemodelan suatu grafis?

Jika kembali pada pembahasan mengenai pemrograman, bahasa pemrograman yang banyak tersedia saat ini seperti PASCAL, Java, Rubby, dll yang merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi.

Bila kita melakukan programming menggunakan salah satu bahasa tersebut, maka compiler akan menjalankan dan mengubah syntax-syntax tersebut menjadi bilangan biner. Karena hanya bilangan biner sajalah yang dapat dimengerti oleh komputer itu sendiri.

Maka dari itu awal mula dari aplikasi garafis yang berbasis GUI itu menggunakan commandline untuk menghasilkan suatu gambar. Pernahkan Anda mendengar bahasa OpenGL dan VRML? Kedua bahasa tersebut merupakan bahasa yang bertujuan khusus dalam penggambaran sebuah model grafik. Keduanya menggunakan titik-titik kordinat dalam pembuatan grafik. Kali ini kita akan membahas bahasa VRML.

Apakah VRML itu sendiri??

Devinisi VRML (Virtual Reality Modelling Language)

Menurut Wikipedia, VRML merupakan sebuah spesifikasi untuk menampilkan gambar obyek  tiga dimensi melalui jaringan jagat jember (World Wide Web). Meskipun  demikian VRML tidak benar-benar menunjukkan “virtual reality”. VRML esensinya  adalah bahasa pemrograman yang memperbolehkan pencipta Web site  untuk membuat lingkungan yang interaktif, lingkungan Cyber space 3-Dimensi.

Visi awal dari VRML 1.0 (URL http://vrml.wired.com/concepts/visions.html) adalah  perpotongan dari format file inventor (ASCII) dengan beberapa tambahan untuk memperbolehkan linking keluar   Web dan memasukkan URL lainnya. Feature yang disebut linking out feature ini (WWW Anchor) menyediakan feature

yang sama yang disediakan HREF anchors di HTML. Feature lain yang penting adalah LOD (Level of Detail) yang membolehkan sejumlah data berbasis objek untuk menentukan bagaimana kejelasan objek dalam pandangan, atau kecepatan render  dari mesin browser.

VRML 1.0 diakui sebagai titik awal minimal untuk visi yang lebih besar.VRML 2.0 yang sedang

dikembangkan.

VRML adalah salah satu bahasa komputer untuk membuat model objek 3 dimensi dalam dunia virtual. Tidak hanya itu, untuk mensimulasi objek yang bergerakpun dapat dilakukan dengan VRML. Walau sebelumnya diperkirakan akan mati, tapi ternyata makin banyak aplikasi lain yang mengintegrasikan dukungan format file VRML.

Harus diakui masih sedikit tool authoring yang mendukung penggenerasian VRML secara GUI. Mungkin ini salah satu sebab yang membuat orang jarang memakai VRML bagi proyek multimedianya.

Namun di balik itu, di bidang pendidikan ternyata banyak proyek-proyek yang memanfaatkan VRML guna melakukan animasi atau verifikasi secara visual. Ini tentu saja tidak lepas dari multifungsi VRML, yang salah satunya memudahkan presentasi lewat media internet. Selain itu kemampuan VRML versi 2.0-nya yang mendukung bahasa skrip seperti ECMAScript (skrip VRML), Javascript dan Java memegang peranan sangat penting.

Jika Anda belum mengerti mengenai VRML, saya akan memberikan sedikit gambaran bagi Anda. VRML pada dasarnnya sama dengan HTML (Hyper Text Murkup Language) yang merupakan bahasa skrip dengan format teks. Bedanya, VRML digunakan untuk menggambarkan gambar 3 Dimensi dalam ruangan virtual. Mengapa virtual? karena kita seakan-akan berada dalam ruangan yang dapat melihat objek 3D dari sudut pandang yang kita inginkan menggunakan mouse.

Kembali pada masalah versi dari VRML, pada VRML 1.0 semua objek masih bersifat statik, artinya tidak membpunyai ruang gerak untuk melihat sesuai dengan sudut pandang yang kita inginkan.

Interaksi dinamis  antara user dengan objek masih terbatas, komunikasi antara objek satu dengan lainnya juga belum  dimungkinkan. Pada Versi 2.0 kelemahan pada versi 1.0 pun ditutupi. Versi 2.0 ini memungkinkan dalam pembuatan animasi. Versi ini disebut dengan standart ISO VRML97 dengan format file grafik 3D standar untuk aplikasi internet maupun WWW.

Kebanyakan VRML ini tidak digunakan sebagai satu-satunya bahasa pemrograman melainkan dipadukan dengan tool lainnya. Salah satu contohnya adalah proyek Interactive Robot Manipulation with VRML 2.0 yang dilakukan oleh DLR (German Eurospace Center) yang memadukan VRML dengan Java3d Robots. Contoh satu lagi adalah proyek Autonome Walking di  Universitas Duisburg yang menggunakan VRML sebagai visualisasi dari tools Walking Pattern Generator yang ditulis dengan bahasa C++.

VRML adalah salah satu teknik pemrograman objek 3D interaktif di Internet disamping Java3D dan X3D  di bawah bendera konsorsium Web3D.

Memulai VRML

Untuk menggunakan VRML, sebaiknya Anda harus mengetahui browser apa yang dapat menampilkan VRML. File VRML biasanya memiliki extention .wrl, adapun dalam bentuk terkompresi memiliki extention wrz atau wrl.gz. Aplikasi ini sebagian besar dibuat dalam bentuk plugin yang berjalan di bawah kontrol browser  seperti IE, Netscape, ataupun Opera.Dalam bentuk plugin dapat disebutkan antara lain Blaxxun Contact, BlenderWeb Plugin, Cosmo Player, Viscape, dll.Selain dalam bentuk plugin tentu saja ada juga browser dalam bentuk aplikasi standalone seperti OpenVRML, FreeWRL, VRWeb, VRMLView dari SIM, Cortona VRML, dan sebagainya.

Menghasilkan VRML

VRML merupakan bahasa yang yang dapat dimengerti oleh manusia (human readable) sehingga dapat menggunakan editor teks untuk membangun file ini. Terdapat editor khusus yang digunakan untuk mengedit file VRML ini, yaitu VrmlPad. VrmlPad dapat didownload di: http://www.parallelgraphics.co,/products/vrmlpad

Sistem Koordinat

Untuk membuat suatu file VRML, diharuskan Anda mengerti mengenai sistem koordinat. Sumbu x mempunyai arah positif ke kanan, sedang arah positif dari sumbu y adalah ke atas. Sumbu x dan y ini membelah window browser menjadi dua bagian yang simetri, kiri dengan kanan dan atas dengan bawah. Titik origin dari kedua sumbu tersebut berada tepat di pusat browser. Sedang sumbu z mempunyai arah positif dari monitor ke arah mata kita.

Persamaan

Persamaan untuk menghitung nilai sudut dari derajat ke radian:

x [radian] = y [derajat] * 3.14 / 180

Dimana:

y = nilai dalam derajat

x = nilai dalam radian

Hirarki VRML

#VRML V2.0 utf8

Group {

children [

Shape {

appearance Appearence {

material Material {

diffuseColor 1 0 0

}

geometry Box{size 2 2 2}

}

]

}

Contoh di atas menggambarkan scene yang terdiri dari environment (dengan nilai default, yaitu latar belakang warna gelap) dan sebuah kotak berwarna merah yang berukuran 2 x 2 x 2

Keterangan:

– Group merupakan salah satu jenis node yang memiliki field children.

– Dalam field children didefinisikan node shape yang memiliki fiels appearance dan geometry.

– Dalam field geometry didefinisikan bode box yang memiliki field size yang merupakan informasi

– geometri dari objek kotak.

– node diawali dengan huruf besar.

– field dengan huruf kecil.

Penggambaran melalui vrml dengan tingkat yang lebih lanjut,, yaitu objek menajdi 3 dimensi bisa kita lihat dibawah ini :

#VRML V2.0 utf8 Tutorial mwmag
Group {

  chilldren [

    DEF mySensor TouchSensor {}

    Shape{

       appearance Appearance {

          material Material {

            diffuseColor 1 0 0

          }

       }

       geometry Box { 

         size 2 2 2

       }

    }

  ]

}

DEF myTransform Transform {

  translation 4 0 0

  children[

    Shape{

      appearance Appearance {

         material Material {

           diffuseColor 0 0 1

        }

      }

      geometry Box { 

         size 0.5 0.5 0.5

      }

    }

  ]

}

ROUTE mySensor.hitPoint_changed TO myTransform.translation

 

Keterangan :

Sensor mySensor hanya akan aktif jika kursor mouse berada di wilayah kotak merah . Selama di wilayah ini, maka even hitPoint_changed dengan posisi kursor sebagai nilainya akan dikirim ke node myTransform.

Posisi baru ini akan digunakan oleh node myTransform untuk dijadikan sebagai nilai translation yang baru, sehingga posisi objek geometri di dalamnya juga akan berubah, sama dengan posisi kursor mouse aktual.

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/VRML

http://www.master.web.id/mwmag/issue/05/content/tutorial-vrml-1/tutorial-vrml-1.html

http://www.master.web.id/mwmag/issue/06/content/tutorial-vrml-2/tutorial-vrml-2.html

http://www.master.web.id/mwmag/issue/07/content/tutorial-vrml-3/tutorial-vrml-3.html

–  http://idur.staff.uns.ac.id/2009/06/27/vrml-virtual-reality-modelingmarkup-language/

This entry was published on February 25, 2011 at 10:28 am and is filed under Uncategorized. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: